Jumat, 29 Januari 2010

PT Askes Uji Coba Sistem Dokter Keluarga

Imagine the next time you join a discussion about news. When you start sharing the fascinating news facts below, your friends will be absolutely amazed.
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Askes mulai mengembangkan sistem dokter keluarga bagi anggotanya yang saat ini sekitar 16,2 juta pegawai negeri sipil. Direktur Operasional PT Askes, Umbu M Marisi, Kamis (28/1/2010), mengatakan PT Askes tengah mengadakan uji coba penerapan sistem dokter keluarga di Jawa Timur.

PT Askes tengah mengadakan uji coba penerapan sistem dokter keluarga di  awa Timur. Di Jawa Timur, jumlah  total dokter keluarga sebanyak 215 orang dan 78 dokter diantaranya terlibat dalam pilot project PT Askes untuk melayani  187.792 peserta. Dia mengatakan, dokter keluarga merupakan dokter umum yang menerapkan  pelayanan  holistik bagi pasiennya. Satu orang dokter  keluarga menangani sekitar 2.000 peserta. Mereka merupakan dokter umum yang dilatih menjadi dokter keluarga dan kompeten.

How can you put a limit on learning more? The next section may contain that one little bit of wisdom that changes everything.

Dia mengatakan, dokter keluarga merupakan dokter umum yang menerapkan pelayanan  holistik bagi pasiennya. Bahkan, dalam program itu juga terdapat kegiatan kunjungan dokter, ujarnya.

Dia mengatakan, dokter keluarga belum populer di tengah masyarakat. Selama ini, masyarakat berpandangan jika sakit sebaiknya langsung mendatangi dokter spesialis atau ke rumah sakit yang biayanya kadang lebih besar. Padahal, sebagian kasus yang dialami bisa diselesaikan oleh dokter umum.

Sebagai contoh, sekitar  30 persen pasien Askes langsung ke rumah sakit atau spesialis untuk mendapatkan resep yang sifatnya lanjutan. Nantinya bisa dialihkan ke dokter keluarga sehingga sistem itu akan mengubah cara orang   berobat, ujarnya.

Dia mengatakan, dalam  uji coba di Jawa Timur tersebut  telah ada hasilnya sehingga akan dilanjutkan  pada tahun 2010. Namun, hasilnya belum cukup memuaskan sehingga akan terus ditingkatkan. Kami berupaya agar  pemahaman tentang fungsi dan peran dokter keluarga makin baik di kalangan dokter maupun peserta Askes, ujarnya.

Knowing enough about news to make solid, informed choices cuts down on the fear factor. If you apply what you've just learned about news, you should have nothing to worry about.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar