Rabu, 09 Juni 2010

Polisi Bentuk Tim Selidiki Video Mirip Luna Maya

The only way to keep up with the latest about news is to constantly stay on the lookout for new information. If you read everything you find about news, it won't take long for you to become an influential authority.
Kepolisian Daerah Metro Jaya membentuk tim untuk menyelidiki dugaan peredaran video porno yang dibintangi seseorang yang mirip artis ibukota terkenal, Luna Maya dan pacarnya, Ariel.

"Tentunya polisi menginvestigasi melalui media 'cyber' untuk mencari tahu siapa pelaku yang mendistribusikan video itu," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin (07/06).

Namun demikian, Boy mengungkapkan pihaknya belum mengetahui kepastian apakah pelaku yang menyebarkan video mesum itu berada di Indonesia atau di luar negeri. Polisi harus menerima laporan dari masyarakat agar penyidik bisa memproses hukum pelaku penyebaran video porno itu.

"Laporan masyarakat itu akan menjadi dasar untuk memproses secara hukum penyebaran video itu," ujar Boy.

If you base what you do on inaccurate information, you might be unpleasantly surprised by the consequences. Make sure you get the whole news story from informed sources.

Laporan masyarakat terhadap keberadaan video yang diduga sepasang artis itu bisa menjerat pelaku yang mempublikasikan terkait dugaan pencemaran nama baik korban atau orang yang melakukan adegan asusila itu, lanjut Boy.

Selain dijerat Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), pelaku juga bisa dikenakan Pasal 27 Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Sebelumnya, video adegan porno yang diduga dilakukan pasangan artis itu beredar luas melalui jejaring sosial. Video adegan asusila itu terdiri dari dua bagian, yakni berdurasi sekitar 6 menit 49 detik dan 2 menit 30 detik. Boy meminta masyarakat mewaspadai penyebaran video asusila dan menjunjung tinggi kultur Indonesia.

Sementara itu Ketua Lembaga Sosial Masyarakat Hukum Jamin Rakyat, Farhat Abbas melaporkan Luna Maya dan Nazril Irham alias Ariel terkait peredaran video asusila ke Sentra Pelayanan Kepolisian Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Laporan Polisi bernomor LP 1913/VI/2010/Ditreskrimsus itu, melaporkan kedua artis itu dengan dugaan melanggar Pasal 282 tentang Asusila Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (ant/dar)

Is there really any information about news that is nonessential? We all see things from different angles, so something relatively insignificant to one may be crucial to another.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar