Minggu, 09 Mei 2010

Pentingnya Riset Kesehatan

This article explains a few things about news, and if you're interested, then this is worth reading, because you can never tell what you don't know.
VIVAnews - Salah satu cara untuk mengetahui tingkat kesehatan suatu masyarakat dalam satu negara adalah dengan melakukan riset. Untuk itulah Kementrian Kesehatan pada 2010 ini, melakukan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang akan dilakukan dari 25 Mei hingga 25 Juni mendatang.

Riset ini merupakan sarana untuk mengevaluasi perkembangan status kesehatan di Indonesia di tingkat nasional dan provinsi. Selain itu, juga untuk mengetahui perubahan masalah kesehatan dan perkembangan upaya pembangunan kesehatan di tingkat nasional dan provinsi dalam tiga tahun terakhir.

You may not consider everything you just read to be crucial information about news. But don't be surprised if you find yourself recalling and using this very information in the next few days.

"Bentuk riset ini adalah dengan mendatangi langsung masyarakat. Bukan hanya diberikan pertanyaan, tetapi bagi yang berusia 15 tahun ke atas akan diperiksa dahak dan darahnya, untuk mengetahui apakah terkena malaria atau TB," kata Profesor Agus Puwadiyanto Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), dalam acara sosialiasi Riskesdas di gedung Kemenkes, 7 Mei 2010.

Data dari riset ini nantinya digunakan untuk mengevaluasi program kesehatan yang telah dilakukan, apakah efektif atau tidak. Selain itu juga hasil riset, akan dijadikan indikator Millennium Development Goals (MDG), target pembangunan yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Riset ini sebagai pembuktian program kesehatan yang telah dilakukan. Karena program tanpa bukti sama saja malpraktik. Kita harus menghindari malpraktik dalam kesehatan masyarakat," kata Profesor Agus. (umi)

That's how things stand right now. Keep in mind that any subject can change over time, so be sure you keep up with the latest news.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar